PERILAKU MENYIMPANG

Penyimpangan terjadi akibat proses sosialisasi yang kurang sempurna. Hal ini terjadi karena ketidak-sepadanan pesan-pesan yang disampaikan oleh masing-masing agen sosialisasi, pengambilan peran yang salah dari generalized others, atau karena belajar subkebudayaan yang menyimpang.
Ada dua sifat penyimpangan, yaitu bersifat positif apabila penyimpangan itu mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial karena mengandung unsur inovatif, kreatif, dan memperkaya alternatif dan bersifat negatif apabila pelaku bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dipandang rendah dan berakibat buruk serta mengganggu sistem sosial.
Light, Keller, dan Calhoun membagi kejahatan ke dalam empat tipe, yaitu
1) kejahatan tanpa korban (crime without victim),
2) kejahatan terorganisasi (organized crime),
3) kejahatan kerah putih (white collar crime),
4) kejahatan korporat (corporate crime).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: